Tanyakan Hal Ini Kepada Penyedia Colocation Server

Memilih penyedia hosting cloud yang tepat adalah keputusan yang rumit dan sulit bagi banyak organisasi. Mereka harus mempertimbangkan kebutuhan data mereka saat ini dan masa depan serta bagaimana penempatan akan memengaruhi sumber daya TI dan layanan pelanggan mereka yang ada. Dalam jangka panjang, penempatan dengan pusat data menawarkan fleksibilitas dan penghematan yang luar biasa, terutama bagi perusahaan yang mungkin tidak dapat membangun dan memelihara fasilitas data mereka sendiri. Terlepas dari kebutuhan organisasi, ada beberapa pertanyaan yang harus mereka pertimbangkan ketika memilih penyedia colocation.

Di manakah lokasi Pusat Data?
Salah satu pertimbangan terpenting saat memilih penyedia colocation adalah lokasi fisik pusat data. Banyak dari ini akan tergantung pada kebutuhan spesifik perusahaan. Jika pusat data digunakan terutama untuk penyimpanan dan akses cloud, pusat data tersebut harus ditempatkan di suatu tempat yang dekat dengan kantor pusat utama klien. Memilih pusat data colocation yang berada dalam jarak berkendara yang mudah memungkinkan staf TI organisasi memiliki akses yang siap ke fasilitas tersebut. Jika, di sisi lain, perusahaan membutuhkan fasilitasnya untuk memberikan layanan kepada pelanggan, pusat data tepi yang terletak sedekat mungkin dengan pengguna akhir yang dituju untuk meminimalkan masalah latensi akan ideal.

Apakah Data Center Rentan Bencana Alam?
Calon pelanggan perlu mempertimbangkan apakah lokasi pusat data membuatnya rentan terhadap bencana alam. Gempa bumi, angin topan, dan tornado hanyalah beberapa bahaya lingkungan yang dapat menyebabkan kerusakan pada fasilitas colocation, mengakibatkan downtime yang mahal atau bahkan hilangnya data berharga. Meskipun setiap pusat data harus memiliki rencana pemulihan bencana yang berlaku, lebih penting lagi untuk mengetahui detail rencana mereka ketika fasilitas tersebut berada di area berisiko tinggi.

Apakah Mereka Berkomitmen untuk Keberlanjutan?
Keberlanjutan adalah masalah penting bagi banyak perusahaan dengan pandangan ke masa depan. Penyedia colocation yang berupaya mengembangkan praktik berkelanjutan adalah mitra ideal bagi organisasi yang berkomitmen untuk menetapkan kebijakan yang inovatif dan ramah lingkungan. Pusat data dengan program tenaga hijau terus mencari cara baru untuk memberikan layanan seefisien dan seefektif mungkin dari segi biaya. Sistem pendingin cerdas dan analitik kecerdasan buatan (AI), misalnya, dapat membantu mengurangi penggunaan daya tanpa mengorbankan kinerja, dan banyak pusat data membeli dan mendukung produksi tenaga hijau secara lokal dengan membeli Kredit Energi Terbarukan.